Atlanta – Penjaga gawang Republik Demokratik Kongo, Lionel Mpasi, menunjukkan performa heroik yang membuat frustrasi timnas Inggris di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, keperkasaannya akhirnya runtuh di tangan Harry Kane, memastikan The Three Lions melaju ke babak 16 besar.
Dalam laga yang berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Rabu (1/6) malam WIB, Inggris berhasil melakukan comeback dramatis untuk menundukkan RD Kongo dengan skor 2-1. Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat Cipenga di menit ketujuh, Inggris membalas melalui dwigol Harry Kane di babak kedua.
Performa Gemilang Lionel Mpasi
Lionel Mpasi menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus sepanjang pertandingan. Kiper berusia 31 tahun itu tercatat melakukan enam penyelamatan gemilang dari total delapan tembakan tepat sasaran yang dilepaskan para pemain Inggris.
Di babak pertama, Mpasi sukses mementahkan dua sundulan berbahaya dari Jude Bellingham dan satu tembakan jarak dekat Harry Kane, membuat para penyerang Inggris tampak frustrasi. Bahkan, Bellingham disebut-sebut menunjukkan ekspresi gemas atas kegagalan timnya menembus gawang Mpasi.
Keperkasaan Mpasi berlanjut di awal babak kedua, saat ia kembali menepis tembakan Bellingham yang sempat membentur bek. Namun, pertahanan Mpasi akhirnya jebol juga. Sundulan Harry Kane yang memanfaatkan ruang kosong tak mampu dibendungnya. Gol kedua Kane pun tercipta secara fantastis, dengan tembakan roket keras ke pojok atas gawang tanpa melihat.
Profil Singkat Lionel Mpasi
Meski lahir di Meaux, Prancis, Lionel Mpasi memilih untuk membela tim nasional RD Kongo karena kedua orang tuanya berasal dari sana. Ia telah mengoleksi 32 caps untuk RD Kongo sejak debutnya pada tahun 2022.
Di level klub, Mpasi bermain untuk Le Havre AC di Ligue 1 sejak tahun 2025. Pada musim 2025/2026, ia tercatat sebagai pilihan kedua dan hanya mencatatkan empat penampilan di liga. Meskipun RD Kongo harus tersingkir dari Piala Dunia 2026, penampilan impresif Mpasi setidaknya berhasil mencuri perhatian dan menjadi sorotan di panggung dunia.
Usai pertandingan, Harry Kane, sang pahlawan kemenangan Inggris, menyatakan, “Hari Ini Aku Pahlawannya,” merujuk pada kontribusinya yang membawa The Three Lions ke babak selanjutnya.
