Aktor Cinta Brian membeberkan perbedaan mencolok antara tekanan kerja di industri sinetron stripping dengan proses syuting film layar lebar. Meskipun mengakui syuting film, khususnya genre horor, sangat menguras energi, ia merasakan kepuasan lebih karena memiliki waktu yang cukup untuk memberikan performa akting terbaiknya.
“Kalau capek sebenarnya syuting horor tuh capek banget. Tapi energi yang dikeluarkan ketika kita mainnya bisa full gitu. Terus kalau misalnya ini nggak dapat nih, ‘Aduh kayaknya nggak enak nih,’ kita deketin sutradara, ‘Pak ini kayaknya kurang nyaman di sini.’ Ya udah ulang lagi, dikasih kesempatan buat ngulang,” ujar Cinta Brian saat ditemui di Cinere, Depok, pada Jumat, 15 Mei 2026.
Sebaliknya, saat membintangi sinetron, Cinta Brian mengaku seringkali merasa tertekan karena harus berkejaran dengan jadwal tayang yang sangat ketat. Ia menceritakan kesulitan menjaga kualitas akting ketika naskah baru diterima sesaat sebelum pengambilan gambar dimulai.
“Sedangkan kalau sinetron kan kita dikejar oleh waktu. Capeknya itu di pressure karena tekanan, karena buru-burunya itu. Dan kita sudah nggak bisa mikirin mau bagus, yang kita harus pikirkan adalah mau benar gitu jadi mainnya penempatannya perasaannya harus benar,” ungkap kekasih Gisella Anastasia itu jujur.
Cinta bahkan mengenang momen ketika ia merasa sangat kewalahan hingga ekspresi wajahnya menjadi datar saat harus menghafal naskah yang sangat panjang. Akibatnya, ia sempat menerima teguran keras dari pihak rumah produksi karena hasil aktingnya dinilai kurang maksimal.
“Karena kadang-kadang aku kalau syuting sinetron tuh cengo loh dikasih scene panjang terus aku ngomong-ngomong sesuai skripnya memang, tapi mukanya datar. Karena sudah, ‘Hah? hah? hah? Maksudnya apa? Panjang banget nih,’” kenang Cinta.
Ia menambahkan, “Habis itu kena komplain dari kantor. ‘Kamu nggak boleh mainnya kayak gini, nggak boleh ngasal juga.’ ‘Ya tapi kan gini…’ ‘Ya itu risiko.’ Ya itu risiko kalau kita sudah berani ngambil pekerjaan itu kita harus lakuin sepenuh hati dan fokus.”
Dari segi jam istirahat, Cinta menilai bekerja selama 15 jam dalam sehari masih termasuk dalam kategori syuting yang sehat bagi dunia sinetron. Ia menyadari bahwa durasi kerja yang panjang sulit untuk dipangkas demi mengejar stok episode untuk penonton.
Cinta Brian sendiri memiliki rekor membintangi satu judul sinetron hingga menembus angka lebih dari 800 episode selama kurun waktu dua setengah tahun. Perjalanan panjang tersebut diakuinya sebagai bentuk pengorbanan karier yang melelahkan, namun memberikan banyak pelajaran hidup.
Dalam waktu dekat, Cinta Brian akan kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film Sajen Satu Suro. Film horor tersebut dijadwalkan resmi tayang di bioskop pada 30 Juli 2026. Selain Cinta Brian, film ini juga dibintangi oleh Frislly Herlind, Aisyah Aqilah, Yurike Prastika, hingga Clift Sangra.
