Timnas Inggris berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo. Harry Kane menjadi pahlawan dengan dwigolnya, namun peran supersub Anthony Gordon dengan dua assist krusial tak bisa dikesampingkan.

Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 tersebut berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Rabu malam waktu setempat. Tim Tiga Singa, julukan Timnas Inggris, harus berjuang keras setelah tertinggal lebih dulu.

Republik Demokratik Kongo secara mengejutkan berhasil mencetak gol cepat melalui Cipenga pada menit ketujuh, membuat Inggris berada dalam tekanan. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Gordon Masuk, Inggris Bangkit

Memasuki babak kedua, pelatih Inggris melakukan perubahan strategi. Anthony Gordon dimasukkan pada menit ke-61, menggantikan Marcus Rashford di posisi sayap kiri. Keputusan ini terbukti jitu.

Gordon, yang baru saja bergabung dengan Barcelona, langsung memberikan dampak signifikan. Ia menjadi arsitek di balik dua gol balasan Inggris yang dicetak oleh Harry Kane. Assist pertamanya datang melalui umpan lambung yang berhasil disundul Kane, sementara assist kedua berupa umpan di depan kotak penalti yang diselesaikan dengan tembakan keras.

Dwigol Kane tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris dan mengunci satu tempat di babak 16 besar.

Pengakuan Anthony Gordon

Usai pertandingan, Anthony Gordon mengungkapkan perasaannya bisa membantu tim. Ia mengaku sempat merasa gugup saat masuk sebagai pemain pengganti.

“Saya benci menjadi pemain pengganti, saya sangat gugup ketika menjadi pemain pengganti. Jadi, saya hanya mencoba untuk tetap tenang,” ujar Gordon, seperti dilansir dari BBC.

Pemain berusia 25 tahun itu menambahkan bahwa ia berusaha memanfaatkan setiap menit di lapangan dengan maksimal, terutama karena pemain lain sudah mulai kelelahan.

“Para pemain lain sudah kelelahan, energinya terkuras. Maka ketika saya masuk, saya memanfaatkan tiap menit sebaik mungkin,” tutupnya.