Dua bintang utama drama Perfect Crown, IU dan Byeon Woo Seok, akhirnya menyampaikan permintaan maaf pribadi terkait kontroversi distorsi sejarah yang menyeret nama mereka. Langkah ini diambil setelah publik melontarkan kritik tajam terhadap beberapa adegan di episode ke-11 yang dianggap merendahkan martabat kedaulatan bangsa Korea Selatan.

Drama Perfect Crown sendiri mengambil latar dunia alternatif di mana Korea Selatan masa kini digambarkan sebagai negara monarki konstitusional. Namun, kesalahan fatal pada detail prosesi penobatan raja baru justru memicu perdebatan panas mengenai penggunaan simbol-simbol kerajaan yang tidak akurat.

Detail Kontroversi Distorsi Sejarah

Netizen menyoroti penggunaan istilah “Cheonse” yang diteriakkan oleh rakyat saat Pangeran Ian naik takhta. Padahal, istilah tersebut secara historis merujuk pada status negara bawahan. Seharusnya, sebagai negara merdeka sepenuhnya, mereka menggunakan seruan “Manse” yang melambangkan kedaulatan mutlak kaisar.

Selain itu, mahkota dengan sembilan untaian manik yang dikenakan Byeon Woo Seok juga dinilai keliru. Mahkota tersebut merupakan atribut pejabat, bukan kaisar negara independen. Para kritikus berpendapat bahwa tim produksi telah merusak citra status kemerdekaan Korea melalui penyederhanaan sejarah yang sembrono.

Permintaan Maaf IU dan Byeon Woo Seok

Melalui akun Instagram pribadinya, IU menyampaikan rasa penyesalannya yang mendalam kepada seluruh pemirsa setianya. Pemeran Seong Hui Ju itu mengaku telah membaca setiap masukan dari penonton dan merasa hatinya sangat berat karena telah menyebabkan kekecewaan yang besar.

“Sebagai aktor utama drama ini, saya merasa gagal menunjukkan sikap yang bertanggung jawab dan akhirnya menyebabkan kekecewaan besar, saya sangat menyesal,” tulis IU dalam unggahan Instagramnya, seperti dikutip dari Soompi, Senin (18/5/2026).

IU merasa malu karena tidak belajar lebih dalam mengenai sejarah dan keindahan tradisional Korea sebelum masuk ke dalam proses pengambilan gambar. Pemilik nama asli Lee Ji Eun tersebut berjanji akan menjadi aktris yang jauh lebih berhati-hati dan teliti dalam meninjau naskah proyek-proyeknya di masa depan.

Senada dengan lawan mainnya, Byeon Woo Seok juga mengunggah sebuah surat tulisan tangan yang emosional sebagai bentuk pertanggungjawaban moral. Ia mengaku sempat ragu untuk bersuara karena khawatir pernyataannya justru akan menimbulkan ketidaknyamanan lebih lanjut bagi publik.

“Dalam proses syuting dan berakting, saya tidak cukup memikirkan apa konteks sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya,” ungkap aktor yang memerankan Pangeran Ian tersebut.

Penjelasan kedua artis papan atas ini muncul menyusul permintaan maaf resmi dari tim produksi Perfect Crown yang telah dirilis pada pekan lalu. Kini, IU dan Byeon Woo Seok berkomitmen untuk lebih menghargai aspek tanggung jawab sosial sebagai figur publik dalam setiap karya seni yang mereka hasilkan.