Jumat, 03 Juli 2026, umat Islam di seluruh dunia memasuki fase krusial dalam bulan suci Ramadan, yakni 10 malam terakhir. Periode ini dikenal istimewa karena di dalamnya dipercaya terdapat Lailatul Qadar, sebuah malam yang keutamaannya disebut lebih baik dari seribu bulan.

Anjuran untuk memperbanyak doa dan ibadah pada waktu ini bukan tanpa alasan. Setidaknya ada empat poin utama yang mendasari pentingnya memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan dengan maksimal.

Lailatul Qadar: Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Keistimewaan Lailatul Qadar secara eksplisit disebutkan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Qadr ayat 3:

“Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.”

Ayat ini menegaskan bahwa setiap ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang jauh melampaui ibadah selama 83 tahun lebih. Oleh karena waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah di seluruh 10 malam terakhir Ramadan demi meraih keberkahan tersebut.

Teladan Rasulullah SAW dalam Beribadah

Rasulullah SAW sendiri memberikan contoh nyata bagaimana seharusnya menyikapi 10 malam terakhir Ramadan. Diriwayatkan dalam Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa di 10 malam terakhir Ramadan, Rasulullah SAW lebih giat dalam beribadah dibanding malam-malam lainnya. Ini mencakup berbagai bentuk ibadah, mulai dari doa, dzikir, shalat malam, hingga i’tikaf di masjid.

Waktu Mustajab untuk Memanjatkan Doa

Malam-malam terakhir Ramadan juga termasuk dalam kategori waktu-waktu mustajab, di mana doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Kesempatan ini menjadi momentum emas bagi setiap Muslim untuk memohon segala hajat dan keinginan, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.

Peluang Ampunan Dosa dan Rahmat Allah

Selain keberkahan dan kemudahan terkabulnya doa, 10 malam terakhir Ramadan juga menawarkan kesempatan besar untuk meraih ampunan dosa. Dalam Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang beribadah pada Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dengan demikian, memperbanyak doa dan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan adalah sebuah kesempatan berharga untuk memohon ampunan dosa, rahmat, serta keberkahan hidup dari Allah SWT. Ini adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, dengan harapan dapat bertemu dengan Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.