Tim Nasional Inggris akan menghadapi ujian berat saat bersua Tim Nasional Meksiko dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. The Three Lions dihadapkan pada sejumlah kerugian signifikan menjelang pertandingan krusial tersebut.

Sebelumnya, Inggris berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 2-1. Kemenangan yang diraih di Stadion Atlanta pada Rabu, 1 Juli 2026, tidak didapat dengan mudah oleh skuad asuhan Thomas Tuchel. Inggris bahkan sempat tertinggal lebih dulu pada menit ketujuh melalui gol Brian Cipenga.

Namun, di babak kedua, Inggris bangkit dan membalikkan keadaan berkat dua gol yang dicetak oleh Harry Kane, masing-masing melalui sundulan dan sepakan kaki kanan. Hasil ini mengantar Inggris untuk bertemu Meksiko, yang sebelumnya mengalahkan Ekuador, pada pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mexico City pada 6 Juli 2026 pagi WIB.

Tantangan Ketinggian di Stadion Azteca

Salah satu kerugian terbesar yang harus dihadapi Inggris adalah lokasi pertandingan. Stadion Mexico City, yang juga dikenal sebagai Stadion Azteca, berada di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini berarti ketersediaan oksigen yang lebih tipis, menuntut waktu aklimatisasi yang memadai bagi para pemain.

Mantan penyerang Timnas Inggris, Chris Sutton, menyoroti faktor ketinggian ini sebagai tantangan serius. “Saya sudah pernah ke Meksiko untuk pertandingan pembuka, udaranya agak tipis karena faktor ketinggian, akan menarik untuk melihat bagaimana Inggris mengatasi hal itu,” ujar Sutton seperti dilansir BBC.

Sutton menambahkan, adaptasi cepat menjadi kunci. “Tidak akan mudah bagi Inggris untuk beraklimatisasi. Masalah yang lebih besar adalah rekor Meksiko yang benar-benar luar biasa. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” tegasnya.

Tuchel Akui Kerugian Waktu Adaptasi dan Jeda Pertandingan

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka mengakui bahwa timnya berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan Meksiko. Selain masalah ketinggian, Inggris juga memiliki jeda pertandingan yang lebih pendek.

“Kami tidak yakin kami siap karena ini adalah kerugian besar bagi kami sebab Meksiko bermain di sana sejak turnamen dimulai dan mereka telah beradaptasi dengan faktor ketinggian (altitude). Kami tidak punya cukup waktu untuk beradaptasi. Ini adalah kerugian besar dan kami tidak tahu apakah kami akan menghadapi banyak kerugian lainnya,” kata Tuchel kepada BBC.

Pernyataan Tuchel menggarisbawahi betapa krusialnya adaptasi dan persiapan fisik dalam menghadapi lawan yang sudah terbiasa dengan kondisi ekstrem tersebut. Pertandingan melawan Meksiko diprediksi akan menjadi salah satu laga terberat bagi Inggris di Piala Dunia 2026.