Timnas Prancis semakin mengukuhkan statusnya sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah berhasil menaklukkan Swedia dengan skor telak 3-0 pada Rabu (1/7/2026) dini hari WIB. Namun, di tengah euforia tersebut, pelatih Didier Deschamps menegaskan bahwa fokus utama timnya kini sepenuhnya tertuju pada laga Babak 16 Besar melawan Paraguay.
Kemenangan di New Jersey tersebut memastikan langkah Les Bleus ke fase gugur dengan sempurna. Bintang muda Kylian Mbappe tampil gemilang dengan menyumbangkan dua gol, sementara Bradley Barcola melengkapi kemenangan Prancis.
Prancis melanjutkan tren positif dengan menyapu bersih seluruh pertandingan di fase grup. Performa impresif ini menempatkan mereka di posisi teratas daftar favorit juara, mengungguli tim-tim besar lainnya seperti Argentina, Inggris, dan Spanyol.
Meskipun memiliki materi pemain yang melimpah di setiap lini, terutama di sektor serang, Deschamps enggan terlena dengan prediksi dan status favorit. Baginya, label tersebut tidak akan berarti apa-apa jika Prancis gagal melangkah lebih jauh.
Pelatih berusia 57 tahun itu menekankan bahwa rintangan berikutnya adalah Paraguay, yang akan menjadi lawan mereka di Babak 16 Besar pekan depan. Paraguay sendiri bukan lawan sembarangan, mengingat mereka baru saja membuat kejutan dengan menyingkirkan Jerman di Babak 32 Besar.
Deschamps Peringatkan Risiko Terlalu Jauh Memandang
Deschamps berjanji akan bekerja keras menganalisis kekuatan wakil Amerika Latin tersebut dan mencari celah kelemahannya. Ia juga mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus dan tidak memandang remeh lawan.
“Kini, ada rintangan baru yang harus kami lalui; itulah tugas pemain di sini. Kami tidak boleh melihat terlalu jauh, risikonya kami bisa keok,” ujar Deschamps di situs resmi FIFA, menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan.
“Paraguay ada di sini bukan karena kebetulan. Tim ini punya DNA Amerika Latin dan beberapa pemain bagus. Kami akan coba menganalisa mereka, tapi sebelum itu kami punya waktu libur dua hari,” tambahnya, menunjukkan keseriusan dalam persiapan timnya.
