PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan budaya keselamatan ketenagalistrikan di tengah masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan dan Produk Layanan Kelistrikan yang diselenggarakan oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gerung di kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (03/07/2026).
Kegiatan edukasi ini secara khusus menyasar kelompok strategis, yakni ibu-ibu dari persatuan istri pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Langkah preventif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, sekaligus memperkenalkan berbagai layanan kelistrikan yang semakin mudah diakses.
Pentingnya Keselamatan dalam Penggunaan Listrik
Manager PLN ULP Gerung, Alfa Kusnal Faizin, menjelaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan utama yang mendukung aktivitas masyarakat. Namun, penggunaannya harus selalu diiringi dengan pemahaman terhadap aspek keselamatan. “Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama antara PLN dan seluruh lapisan masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan produktif,” ujar Alfa.
Dalam sosialisasi tersebut, tim PLN menyampaikan sejumlah materi penting untuk meminimalkan potensi risiko kelistrikan. Materi tersebut meliputi:
- Menjaga jarak aman minimal tiga meter antara bangunan, pohon, maupun baliho dengan jaringan listrik tegangan menengah.
- Mengimbau anak-anak agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, terutama yang menggunakan benang berbahan logam.
- Mengingatkan bahwa instalasi listrik setelah kWh meter menjadi tanggung jawab pemilik bangunan dan harus dikerjakan oleh instalatur resmi yang memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Selain edukasi langsung, peserta juga diperkenalkan dengan kemudahan pelaporan potensi bahaya maupun pengajuan layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123. Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi diskusi dan tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari prosedur pemangkasan pohon yang mendekati jaringan listrik hingga mekanisme penambahan daya listrik yang aman dan sesuai standar.
Komitmen PLN untuk Keamanan dan Keandalan Listrik
General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya andal, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan masyarakat.
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aspek pelayanan PLN. Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap potensi bahaya listrik serta memahami cara memanfaatkan listrik secara aman dan bertanggung jawab. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang selamat sekaligus mendukung keandalan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat,” ujar Sri Heny.
Melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan, PLN UIW NTB optimistis budaya peduli keselamatan ketenagalistrikan akan semakin tertanam di tengah masyarakat. Sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang aman, mendukung terciptanya zero accident, serta memperkuat keandalan pasokan listrik sebagai fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat.
