Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) mulai mematangkan persiapan setelah Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah sejumlah turnamen basket level Asia dan dunia. Perbasi tidak hanya berfokus sebagai penyelenggara, tetapi juga membidik prestasi Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam ajang-ajang tersebut.

Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah FIBA U16 Asia Cup 2027 dan FIBA U17 Basketball World Cup 2028 untuk sektor putri. Sementara itu, untuk sektor putra, Indonesia akan menggelar FIBA U18 Asia Cup 2028 serta FIBA U19 Basketball World Cup 2029.

Keseriusan Persiapan Sejak Tahun Lalu

Sekretaris Jenderal Perbasi, Nirmala Dewi, mengungkapkan bahwa persiapan sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Hal ini mencakup aspek penyelenggaraan maupun kesiapan tim.

“Kalau persiapan kami sudah lakukan dari tahun lalu. Baik sebagai tuan rumah maupun tim. Bagaimana supaya Indonesia tak malu-maluin banget, karena ini Asia Cup dan World Cup. Apalagi kita kedatangan tim yang sangat luar biasa. Jadi kami sangat serius sekali untuk ini,” kata Nirmala Dewi usai rapat di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pengalaman Indonesia sebagai Tuan Rumah

Indonesia memiliki pengalaman dalam menggelar event basket internasional. Jakarta sebelumnya telah menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2022. Selain itu, pada tahun 2023, Indonesia juga turut menjadi penyelenggara FIBA Basketball World Cup 2023 bersama Filipina dan Jepang.

Terkait prestasi Timnas, Indonesia sempat meraih kemenangan atas Thailand dalam Kualifikasi FIBA Asia Cup. Namun, pada FIBA World Cup 2023, Timnas Indonesia gagal tampil setelah tidak lolos kualifikasi.

“Mudah-mudahan lah, nanti bisa melihat sendiri bagaimana next stepnya persiapannya, dan kami juga membutuhkan dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan acara ini,” ujar Nirmala.

Dukungan Penuh dari FIBA

Dalam kesempatan tersebut, Perbasi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) terhadap pengembangan basket di Indonesia.

“Kami sangat senang dengan dukungan FIBA, dan dari kemarin sampai hari ini, kami menjadi lebih percaya diri menjalankan program Perbasi. Karena FIBA support full dan masyarakat mendukung juga, dan dari Ketum sudah bilang, jika dari seluruh pihak sudah firm, kita tinggal jalankan,” pungkas Nirmala.