Jumat, 03 Juli 2026, umat muslim di seluruh dunia kembali memperingati Nuzulul Quran, sebuah malam istimewa yang jatuh pada hari ke-17 Ramadan. Malam ini menandai peristiwa monumental turunnya Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia, diiringi berbagai keutamaan, termasuk turunnya para malaikat ke bumi.

Nuzulul Quran secara harfiah berarti turunnya Al-Quran. Peristiwa agung ini dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 185, yang menegaskan posisi Ramadan sebagai bulan diturunkannya kitab suci tersebut.

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”. (QS. Al-Baqarah: 185)

Malam Nuzulul Quran memiliki sejumlah keutamaan yang menjadikannya sangat dinanti dan dimuliakan oleh umat Islam. Keutamaan-keutamaan ini menjadi motivasi bagi umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan Malam Nuzulul Quran

  • Pengampunan Dosa

    Salah satu keutamaan utama Nuzulul Quran adalah kesempatan untuk mendapatkan pengampunan dosa. Disebutkan bahwa siapa saja yang menunaikan salat lailatul qadar karena keimanan dan berserah diri kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya.

  • Malam Penuh Berkah

    Nuzulul Quran juga dikenal sebagai malam yang penuh berkah. Umat Islam yang beribadah salat malam pada malam ini dijanjikan rahmat dari Allah SWT. Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam surat Al An’am ayat 155:

    “dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, Maka ikutilah Dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat”. (QS Al An’am: 155)

  • Lebih Baik dari Seribu Bulan

    Keutamaan lain yang tak kalah istimewa adalah bahwa malam Nuzulul Quran disebut lebih baik dari seribu bulan. Keistimewaan ini tertuang jelas dalam Al-Quran surat Al Qadr ayat 3:

    Lailatul-qadri khairum min alfi syahr

    Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS Al Qadr: 3)