New York Knicks berhasil merengkuh gelar juara NBA 2026 setelah melakoni pertandingan dramatis melawan San Antonio Spurs. Kemenangan ini dipastikan di markas Spurs, Frost Bank Center, pada Minggu (14/6/2026) pagi WIB, mengakhiri penantian panjang Knicks selama 53 tahun.

Dalam gim kelima final NBA 2026 yang krusial, Spurs yang tertinggal 1-3 dalam seri tujuh pertandingan, tampil agresif sejak awal. Tim besutan Mitch Johnson ini berhasil memimpin di kuarter pertama dengan skor 23-13 dan mempertahankan keunggulan 42-37 hingga paruh waktu.

Dominasi Spurs berlanjut hingga kuarter ketiga, di mana mereka masih unggul 72-65. Namun, New York Knicks menunjukkan mental juara dengan bangkit secara luar biasa di kuarter keempat. Mereka secara perlahan mengejar ketertinggalan dan berhasil berbalik memimpin 92-90 saat pertandingan menyisakan 16 detik.

Mikal Bridges menjadi pahlawan bagi Knicks setelah berhasil mengeksekusi satu lemparan bebas, memperlebar keunggulan timnya. Spurs mencoba segala cara untuk membendung laju Knicks, termasuk dengan melakukan foul dan mengandalkan tembakan tiga poin.

Namun, upaya-upaya dari bintang muda mereka, Victor Wembanyama, tidak membuahkan hasil. Knicks akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 94-90, memastikan gelar juara NBA ketiga dalam sejarah klub.

Kekalahan ini tentu menyakitkan bagi Spurs, terutama bagi Wembanyama. “Sakit rasanya,” ujar Wembanyama, menggambarkan kekecewaan timnya usai gagal mempertahankan keunggulan dan harus merelakan gelar juara.

Gelar ini menjadi yang pertama bagi New York Knicks sejak tahun 1973, mengakhiri puasa gelar selama lebih dari lima dekade. Sementara itu, San Antonio Spurs harus memperpanjang penantian mereka untuk kembali menjadi kampiun, setelah terakhir kali meraihnya pada tahun 2014.