Atlanta – Tim Nasional Inggris harus berjuang keras sebelum akhirnya berhasil mengalahkan Republik Demokratik Kongo dalam laga Grup Piala Dunia 2026. Dua gol krusial dari penyerang Harry Kane memastikan The Three Lions meraih kemenangan dramatis dan melaju ke babak 16 besar.

Pertandingan yang digelar di Atlanta Stadium pada Rabu (1/7/2026) malam WIB itu tidak berjalan mudah bagi Inggris. Tujuh menit setelah peluit awal dibunyikan, gawang Jordan Pickford sudah kebobolan oleh tendangan Brian Cipenga, membuat RD Kongo unggul cepat 1-0.

Situasi semakin sulit bagi Inggris karena kiper RD Kongo, Lionel Mpasi-Nzau, tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang-peluang emas The Three Lions sepanjang pertandingan.

Namun, ketajaman Harry Kane, penyerang berusia 32 tahun dari Bayern Munich, akhirnya memecah kebuntuan. Pada menit ke-75, Kane berhasil melepaskan diri dari kawalan ketat dan menanduk umpan silang dari Anthony Gordon untuk menyamakan kedudukan. Delapan menit berselang, tepatnya pada menit ke-86, Kane kembali mencetak gol keduanya, memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris.

Meski menjadi penentu kemenangan, Kane merendah dan menyebut bahwa peran pahlawan bisa saja diemban oleh siapa pun. “Rasanya menakjubkan jujur saja. Pertandingan yang gila banget. Mereka tim yang sulit dihadapi dan setelah jeda minum pertama, kami jauh lebih baik dan kiper mereka membuat sejumlah penyelamatan luar biasa,” ujar Kane seusai laga, seperti dikutip BBC.

Pemain yang kini berusia 32 tahun itu menambahkan, “Kami bicara soal orang-orang mendapatkan momen sebagai pahlawan dan itu bisa siapa saja. Hari ini akulah pahlawannya.”

Kane juga menyoroti pentingnya mentalitas tim dalam menghadapi fase gugur turnamen. “Kami membahas sepanjang pekan soal menjadi diri sendiri. Masih ada yang perlu dipoles pastinya dan babak-babak ini yang terpenting adalah lolos dulu. Kami di bagian turnamen yang mengharuskan kami memeras keringat untuk menang dan itulah yang kami lakukan,” pungkasnya.