Aktris Frislly Herlind membagikan serangkaian pengalaman menyeramkan yang ia alami selama proses syuting film terbarunya, Sajen Satu Suro. Pengambilan gambar yang dilakukan di Yogyakarta tersebut disebut-sebut penuh dengan kejadian mistis, lantaran tim produksi memilih lokasi-lokasi asli yang dikenal angker oleh warga sekitar.
Lokasi Syuting Asli yang Penuh Misteri
Berbeda dengan kebanyakan film horor yang mengandalkan set buatan, tim produksi Sajen Satu Suro justru memilih tempat-tempat nyata. Lokasi seperti rumah kosong, kuburan asli, hingga jembatan yang dipercaya memiliki cerita mistis tersendiri menjadi latar belakang film ini. Frislly mengungkapkan bahwa suasana horor sudah terasa bahkan sebelum proses syuting dimulai, dengan adanya insiden orang kesurupan di lokasi.
“Yang paling menantang karena kita syuting full di Jogja, tempatnya benar-benar rumah kosong yang horor banget. Bahkan sebelum syuting sudah ada yang kesurupan,” ujar Frislly Herlind saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, pada Jumat (15/5/2026).
Gangguan Misterius Menimpa Kru
Selama proses syuting, Frislly juga mengungkapkan bahwa para kru dan pemain diwajibkan untuk mengikuti adat istiadat setempat. Hal ini dikarenakan lokasi yang digunakan memang dipercaya sebagai tempat keramat yang tidak boleh dimasuki sembarangan. Namun, beberapa kru yang diduga mengabaikan aturan tersebut akhirnya mengalami gangguan misterius.
Frislly menceritakan, beberapa kru merasa seperti dilempari pasir hingga batu oleh sosok tak kasat mata. “Ada juga yang ketempelan sampai merasa dilempar-lemparin pasir, batu, dan lain-lain padahal enggak ada apa-apa. Badannya makin lama makin sakit,” tuturnya.
Menariknya, gangguan mistis ini justru lebih banyak dialami oleh kru dibandingkan para pemain film. Frislly, yang dikenal memiliki kemampuan indigo, mengaku beberapa kali ikut membantu saat ada orang yang kesurupan di lokasi syuting.
Penampakan Sosok Besar di Rumah Kosong
Tidak hanya area kuburan, rumah kosong yang dijadikan lokasi utama syuting juga disebut menyimpan sosok menyeramkan. Frislly mengaku melihat entitas besar berwarna hitam yang terus memantau aktivitas di dalam rumah tersebut.
Sosok itu disebut mirip genderuwo dan memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. Bahkan bagi Frislly, yang sudah terbiasa melihat makhluk astral, keberadaan sosok tersebut tetap terasa mengerikan. “Kalau di set rumah tuh serem banget karena benar-benar ada sosok gede banget, hitam gede. Mungkin kalau di sini sebutannya genderuwo kali ya,” ungkapnya.
Melalui pengalaman horor yang dialami selama proses produksi, Frislly berharap nuansa mencekam dari lokasi asli tersebut bisa benar-benar terasa saat film Sajen Satu Suro tayang di bioskop nanti.
