Penggemar serial One Piece kembali dihebohkan dengan rilisnya Chapter 1184 yang dinilai menjadi salah satu bab paling krusial. Bab terbaru ini tidak hanya memperluas latar belakang karakter Brook, tetapi juga membuka tabir misteri baru terkait Kerajaan Esperia yang telah lama hilang dari sejarah.

Selama ini, Brook dikenal sebagai musisi sekaligus pendekar pedang di kru Bajak Laut Topi Jerami, yang kerap menyajikan humor dalam setiap petualangan. Namun, Chapter 1184 menampilkan sisi lain dirinya sebagai sosok berpengaruh dengan peran penting di masa lalu.

Dalam kilas balik yang disajikan, Brook diceritakan pernah mengabdi sebagai ksatria di Kerajaan Esperia. Bahkan, pada usia yang masih sangat muda, ia telah dipercaya mengemban tugas sebagai Kapten Pasukan Penyerbu sekaligus pengawal pribadi Putri Shuri.

Bab tersebut juga menyoroti reputasi Brook sebagai pendekar pedang yang sangat disegani. Kemampuannya disebut-sebut mampu menebas lawan dengan kecepatan luar biasa, hingga musuh tidak menyadari bahwa mereka telah terkena serangan.

Momen paling menegangkan terjadi ketika pasukan berkuda yang mengancam Permaisuri Candle datang menyerang kerajaan. Brook dengan tenang menyatakan bahwa para penyerang sebenarnya telah ia tebas sebelum mereka menyadarinya. Tak lama setelah itu, para penyerang tumbang satu per satu di hadapan warga kerajaan. Teknik pedang milik Brook yang dikenal sebagai “Three-Verse Humming: Arrow-Notch Slash” pun kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar.

Selain menampilkan kejayaan Brook, Chapter 1184 juga memperdalam misteri hubungan antara dirinya dengan Putri Shuri. Banyak teori penggemar yang meyakini bahwa Shuri memiliki keterkaitan dengan Gunko, salah satu anggota God’s Knight yang kini memegang peran penting dalam alur cerita utama.

Hubungan antara Brook, Shuri, dan Permaisuri Candle turut memicu pertanyaan baru mengenai nasib Kerajaan Esperia. Kerajaan tersebut diketahui lenyap dari sejarah setelah keluarga kerajaan melakukan perjalanan ke Mary Geoise untuk menghadiri Reverie.

Di tengah pengungkapan masa lalu yang mendalam, chapter ini juga tetap menjaga tensi konflik masa kini yang sedang berlangsung. Pertarungan antara Imu dan Loki terus berkembang, sementara ancaman terhadap anak-anak Elbaf membuat situasi semakin genting.

Melalui kisah masa lalu Brook, Eiichiro Oda tidak hanya memperkaya karakter anggota Topi Jerami, tetapi juga memperluas teka-teki sejarah dunia One Piece yang selama ini masih menyimpan banyak rahasia.