Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menyiapkan bantuan air bersih dan logistik lainnya. Langkah ini diambil guna mengantisipasi dampak puncak musim kemarau yang diprediksi akan terjadi pada Juli 2026 mendatang.
Kepala Dinsos Kota Mataram, Muzakkir Walad, menjelaskan bahwa bantuan yang disiapkan meliputi mobil tangki air bersih berkapasitas 10.000 liter serta ratusan paket makanan.
“Bantuan yang disiapkan berupa mobil tangki air bersih dengan kapasitas 10.000 liter dan paket makanan,” ujar Muzakkir Walad di Mataram, Kamis (2/7/2026).
Untuk memastikan ketersediaan air bersih, Dinsos telah berkoordinasi dengan PTAM Giri Menang Mataram. Koordinasi ini terkait pengambilan air bersih dari sumbernya di kawasan Sayang-Sayang.
Air bersih tersebut nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang mengalami kekurangan. Mekanismenya, Dinsos akan berkoordinasi dengan PTAM Giri Menang untuk mengambil air menggunakan tangki setelah menerima laporan dari warga terkait sumur yang mengering akibat kemarau.
“Selanjutnya, petugas kami akan mendistribusikan air bersih tersebut ke warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Meski demikian, Muzakkir Walad mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai warga yang kekurangan air bersih akibat kemarau yang berlangsung.
Selain air bersih, Dinsos juga menyiapkan logistik berupa ratusan paket makanan. Paket ini berisi mi instan, sarden, biskuit, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan paket makanan ini akan didistribusikan jika ada laporan masyarakat yang terdampak bencana. Bencana tersebut bisa berupa kemarau, abrasi, kebakaran, maupun jenis bencana lainnya.
“Beberapa pekan lalu, kami juga sudah distribusi ke warga yang terdampak kebakaran, dan warga sekitar yang terdampak robohnya dua ruang kelas di Madrasah Sekarbela,” jelasnya.
Serupa dengan bantuan air, pendistribusian paket bantuan makanan akibat dampak kemarau juga belum dilakukan sejauh ini.
“Kami juga berharap partisipasi masyarakat agar melapor ketika menemukan tetangga atau warga sekitar yang terdampak kemarau agar segera kami bantu,” pungkas Muzakkir Walad.
