Aktor Cinta Brian berbagi pengalamannya terlibat dalam produksi film horor terbaru, Sajen Satu Suro. Ketertarikannya pada proyek ini ternyata berakar kuat dari latar belakang budayanya yang kental dengan tradisi Bali, meskipun ia menganut agama Kristen.
Cinta Brian menuturkan, tema sesajen dan kesakralan tradisi lokal bukanlah hal yang asing baginya. Lingkungan keluarga dan adat Bali tempat ia dibesarkan telah membentuk pandangannya terhadap hal-hal mistis.
Pengalaman Mistis Sejak Kecil
“Keluargaku juga nggak pernah jauh dari mistis juga. Jadi buat aku itu hal yang aku senang juga buat sharing gitu. Kalau di Bali kan itu kayak lumrah ya. Karena itu kayak persembahan buat Dewa yang jagain tempat itu gitu. Walaupun aku sendiri Kristen cuma aku besar dari adat Bali itu, dari tradisi itu,” ungkap Cinta Brian belum lama ini.
Ia menambahkan, pemahamannya tentang tradisi Hindu telah ia dapatkan sejak kecil. Hal ini membuatnya melihat fenomena mistis sebagai sesuatu yang lumrah dan bahkan patut dihormati.
“Tradisi Hindu itu aku tahunya sebenarnya dari kecilnya gitu. Makanya aku ngelihat hal-hal seperti itu lumrah, lebih menghormati malah. Lebih bisa menghormati buat aku itu lebih mudah karena aku terbiasa untuk menghormati yang seperti itu,” lanjut kekasih Gisel Anastasia ini.
Potensi Horor Indonesia dan Pengalaman Syuting di Yogyakarta
Cinta Brian juga meyakini bahwa Indonesia memiliki kekayaan cerita horor yang sangat potensial untuk dipasarkan hingga ke kancah internasional. Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari proyek yang mengangkat kesakralan tradisi Jawa, khususnya di Yogyakarta.
“Terus ngelihat ceritanya syutingnya di Yogya, ngelihat storyline-nya juga menurut aku, ‘Wah lumayan seru nih.’ Kayak di Yogya terus cerita tentang kayak Sajen 1 Suro ini kan lumayan sakral ya buat kata-katanya itu gitu,” kata Cinta.
Selama proses syuting di Yogyakarta, Cinta Brian memanfaatkan waktu luangnya untuk mendalami sejarah dan budaya setempat bersama warga lokal. Ia merasakan adanya kemiripan energi antara Yogyakarta dan kampung halamannya di Bali, terutama terkait nuansa mistis.
“Kalau ada libur ya kita benar-benar menikmati suasana Jogja, kita tanya sejarahnya juga daerah-daerah di situ supaya makin tahu kan makin kental. Ya karena Yogya tuh gimana ya bagus banget tempat itu. Dan juga cerita-cerita tentang hal-hal mistisnya kan juga ada di situ,” cerita Cinta.
Selain itu, ia juga tidak melewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner khas Yogyakarta. Menurutnya, menyantap gudeg langsung di kota asalnya memberikan kepuasan tersendiri yang berbeda dengan di Jakarta.
“Makanya syuting di sana enak juga sih gitu. Nggak jauh dari menurutku dari Bali kalau hal-hal mistisnya mirip-mirip juga. Jadi seru sih menurut aku di sana,” pungkas pemain sinetron populer ini.
Film Sajen Satu Suro dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop pada 30 Juli 2026. Selain Cinta Brian, film ini juga dibintangi oleh Frislly Herlind, Aisyah Aqilah, Yurike Prastika, dan Clift Sangra.
