Setelah sukses menggarap film horor Lembayung dan Sukma, Baim Wong kembali mengejutkan publik dengan karya terbarunya, Semua Akan Baik-Baik Saja. Film bergenre drama keluarga ini langsung mendapat sambutan hangat dari penonton sejak tayang perdana di bioskop pada 13 Mei 2026.
“Semua Akan Baik-Baik Saja” Raih Antusiasme Tinggi
Dalam waktu tiga hari penayangan, Semua Akan Baik-Baik Saja berhasil menembus lebih dari 300 ribu penonton. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Baim Wong di tengah ketatnya persaingan film di layar bioskop. Bahkan, per hari kelima penayangan, film ini telah mencapai 500 ribu penonton.
Baim Wong mengaku senang karena film drama yang digarapnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa genre drama bukanlah hal baru dalam perjalanan kariernya di industri perfilman.
“Pengin penonton tahu kalau saya tidak hanya horor, tapi memang lahir dari genre drama,” kata Baim Wong kepada wartawan pada Sabtu (16/5/2026).
Keresahan Pribadi di Balik Kisah Keluarga
Baim Wong menjelaskan, Semua Akan Baik-Baik Saja mengangkat cerita yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Film ini menampilkan berbagai konflik keluarga, mulai dari pertengkaran antar saudara, tekanan ekonomi, hingga pengorbanan seseorang yang rela mengubur impiannya demi membantu keluarga.
Menurut Baim, film tersebut lahir dari keresahan pribadinya melihat kehidupan masyarakat modern yang semakin sibuk hingga sering melupakan keluarga. Ia menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai sumber kebahagiaan.
“Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa kalau rumah itu tempat paling penting. Kita pikir kebahagiaan ada di luar sana, padahal sebenarnya keluarga itu sumber kebahagiaan terbesar. Semua sebenarnya karena mengenai keluarga,” jelas Baim.
Meski mengangkat drama keluarga yang emosional, Baim sengaja menghindari adegan yang terlalu berlebihan agar cerita terasa lebih realistis dan dekat dengan penonton. Ia bahkan mengaku terharu karena banyak penonton yang langsung menghubungi keluarganya setelah selesai menyaksikan film tersebut.
“Alhamdulillah ada yang minta maaf ke orang tua, ke adik, ke kakak. Itu yang paling berkesan buat saya. Memang manfaat film ini penginnya ke arah sana. Kalau setelah nonton orang jadi lebih sayang sama keluarganya, itu sudah lebih dari cukup buat saya,” ungkap Baim.
Dukungan Aktor Papan Atas dan Inklusi
Keberhasilan film ini juga didukung oleh deretan pemain papan atas seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Asri Welas, Happy Salma, Raihaanun, hingga Teuku Rifnu Wikana. Baim memuji totalitas para pemain yang dinilai berhasil membangun chemistry kuat selama proses syuting berlangsung.
Tak hanya itu, salah satu daya tarik film ini juga karena melibatkan Alim dan Vanessa, dua aktor anak dengan kondisi down syndrome. Melihat antusiasme penonton yang terus meningkat, Baim Wong bersama para pemain kini bersiap melakukan tur promosi ke berbagai kota seperti Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Malang.
