Gelandang Pape Gueye secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk rehat sejenak dari Tim Nasional Senegal. Langkah ini diambil menyusul tersingkirnya Singa Teranga dari babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Gueye menegaskan bahwa ia tidak akan membela timnas selama staf kepelatihan saat ini masih bertugas. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh pemain yang memperkuat Villarreal di Liga Spanyol itu, tak lama setelah Senegal menelan kekalahan pahit dari Belgia.
Dalam laga yang digelar di Seattle Stadium pada Kamis (2/7) dini hari WIB, Senegal harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-3. Padahal, tim Afrika itu sempat memimpin dua gol lebih dulu. Gueye sendiri tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut, namun ditarik keluar pada menit ke-66 oleh pelatih Pape Thiaw dan digantikan oleh Lamine Camara.
Melalui unggahan di media sosialnya, Gueye menyampaikan pernyataan tegas. “Saya akan kembali untuk menyampaikan beberapa patah kata tentang kekalahan ini… namun saya mengumumkan hari ini bahwa selama staf pelatih ini masih bertugas, saya akan istirahat dari tim nasional,” tulis Gueye, seperti dikutip BBC.
Meski demikian, Gueye tidak menyebutkan secara spesifik nama-nama staf pelatih yang menjadi alasan di balik keputusannya. Ia juga tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai langkah drastis yang diambilnya ini.
Pape Gueye merupakan sosok penting bagi Senegal. Ia adalah pencetak gol tunggal kemenangan Senegal atas Maroko di final Piala Afrika pada Januari lalu. Namun, gelar juara Piala Afrika tersebut kini sedang diperjuangkan di Pengadilan Arbitrase Olahraga. Hal ini menyusul keputusan Federasi Sepakbola Afrika (CAF) yang membatalkan kemenangan Senegal di lapangan dan memberikan status juara kepada Maroko, menyusul insiden mogok main di pengujung babak kedua.
Secara keseluruhan, Gueye telah mencatatkan 45 penampilan bersama Timnas Senegal. Di ajang Piala Dunia 2026, ia juga sempat menyumbangkan dua gol ke gawang Irak dalam laga terakhir penyisihan Grup I.
