Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden tragis yang menyertai perayaan kemenangan tim nasional Meksiko atas Ekuador di babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Jumat, 03 Juli 2026. Ketiganya meninggal dunia akibat sesak napas setelah terhimpit kerumunan massa yang memadati jalanan Mexico City.

Kemenangan 2-0 yang diraih El Tricolor, julukan timnas Meksiko, memastikan langkah mereka ke babak 16 besar turnamen akbar tersebut. Gol-gol penentu dicetak oleh Julian Quinones dan Raul Jimenez.

Euforia melanda ibu kota Meksiko, Mexico City, di mana lebih dari satu juta orang tumpah ruah ke jalanan untuk merayakan kelolosan tim kesayangan mereka. BBC menyebut ini merupakan kemenangan pertama Meksiko di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 1986.

Namun, di tengah kemeriahan tersebut, tiga nyawa melayang. Dua korban wanita berusia 19 dan 48 tahun, serta seorang pria berusia 44 tahun, dilaporkan meninggal dunia karena sesak napas akibat desakan massa.

Layanan darurat setempat sempat menangani ketiga korban yang ditemukan tak sadarkan diri di tiga lokasi berbeda di sekitar area Paseo de la Reforma. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa ketiganya tidak dapat diselamatkan.

Menyikapi insiden ini, Walikota Mexico City, Mayor Brugada, mengimbau para suporter untuk “merayakan dengan disertai rasa tanggung jawab, kepedulian, dan empati.”