Pelatih Thomas Tuchel secara khusus meminta para orang tua di Inggris untuk mengizinkan anak-anak mereka begadang. Permintaan ini disampaikan demi memberikan dukungan penuh kepada Tim Nasional Inggris yang tengah berjuang di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk The Three Lions tersebut berhasil melaju ke fase gugur setelah menaklukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 2-1. Pertandingan sengit itu berlangsung di Stadion Atlanta pada Rabu, 1 Juli 2026.
Inggris sempat tertinggal lebih dulu setelah Brian Cipenga mencetak gol untuk Kongo pada menit ketujuh. Namun, kapten Harry Kane tampil sebagai pahlawan dengan dua golnya di babak kedua. Kane menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-75, sebelum memastikan kemenangan Inggris dengan tendangan di menit ke-86.
Selanjutnya, Inggris akan menghadapi tantangan berat dari Meksiko di babak 16 besar. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Mexico City Stadium atau yang dikenal sebagai Stadion Azteca pada Minggu, 5 Juli 2026, pukul 18.00 waktu setempat.
Mengingat perbedaan zona waktu, pertandingan tersebut akan jatuh pada Senin, 6 Juli 2026, pukul 01.00 dini hari waktu Inggris. Sementara itu, bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, laga Meksiko versus Inggris dapat disaksikan pada Senin pagi, pukul 07.00 WIB.
Menyadari waktu kick-off yang larut malam di Inggris, Tuchel pun menyampaikan permohonan khusus kepada para orang tua. Ia berharap anak-anak dapat diizinkan untuk tetap terjaga dan menyaksikan perjuangan tim kesayangan mereka.
“Biarkan mereka menonton sepakbola,” kata Tuchel seperti dikutip dari Reuters.
Tuchel menambahkan, “Ada begitu banyak waktu untuk bersekolah, tetapi Piala Dunia hanya ada setiap empat tahun sekali. Akan ada pertandingan yang sangat, sangat besar dalam empat hari ke depan. Kami membutuhkan dukungan dari semua orang, dan khususnya dari anak-anak.”
